Gratis ongkir se-Indonesia untuk belanja mulai Rp150.000
0
Dibuat di Bandung sejak 2021
Dapur kecil yang menulis semuanya di bungkus.
Kirana lahir dari satu loyang roti pisang cokelat untuk tetangga sendiri. Lima tahun kemudian resepnya masih dua belas, karena setiap tambahan harus lulus enam bulan percobaan dulu.
CERITA KAMI
Dimulai dari titipan tetangga sebelah
Awalnya satu loyang roti pisang untuk arisan di gang kami. Minggu berikutnya ada empat orang yang menitip, dan bulan berikutnya oven rumah sudah tidak cukup. Kirana dimulai dari sana, bukan dari rencana yang disusun rapi lebih dulu.
Takaran bahan ditulis apa adanya di setiap bungkus
Nomor halal dan P-IRT tercetak di bungkus dan halaman produk
Pertanyaan soal bahan dijawab orang, biasanya di hari yang sama
YANG KAMI PEGANG
Empat hal yang tidak kami tawar
Bukan janji merek, melainkan hal-hal yang bisa Anda periksa sendiri di bungkus dan di halaman produk.
Daftar bahan yang utuh
Seluruh bahan tercetak di bungkus beserta takarannya — bukan "mengandung pisang asli" tanpa angka.
Dicicipi sebelum dikirim
Setiap adonan dicicipi sebelum dibungkus, dan nomor halal serta P-IRT-nya bisa dicek sebelum Anda memesan.
Tanpa pengawet
Berlaku untuk semua produk, termasuk keripik dan kue kering yang tahan sampai dua bulan.
Toples yang bisa diisi ulang
Toples kaca kami terima kembali dan diisi ulang dengan potongan harga, bukan dibuang setelah sekali pakai.
PERJALANAN
Lima tahun, dua belas resep
Pertumbuhannya sengaja pelan: setiap resep baru menambah satu loyang yang harus keluar tepat waktu.
2021
Dapur kecil di Bandung
Satu resep roti pisang cokelat, dipanggang untuk tetangga yang menitip lewat pesan singkat.
2022
Nomor P-IRT pertama
Tiga produk terdaftar dan bersertifikat halal. Sejak itu tidak ada yang kami jual tanpa nomornya.
2024
Dapur produksi sendiri
Pindah ke dapur berizin yang lebih besar, resep dan takarannya tetap kami yang pegang.
2026
120 ribu pesanan
Dua belas snack harian, empat paket, dan tim yang membalas pesan tanpa jawaban otomatis.
CARA KAMI MEMBUAT PRODUK
Tiga langkah, dan yang ketiga paling sering menunda peluncuran
Sebagian resep berhenti di langkah kedua dan tidak pernah dijual. Itu bagian yang paling mahal, dan yang paling menentukan.
01
Kami mulai dari permintaannya
Setiap produk berangkat dari satu permintaan yang berulang di kotak pesan, bukan dari rasa yang sedang ramai dibicarakan.
02
Dicoba berulang selama enam bulan
Resepnya kami makan sendiri dan dicicipi tiga puluh pelanggan tetap selama enam bulan sebelum masuk daftar jual.
03
Dicicipi lagi tiap adonan
Setiap adonan dicicipi ulang sebelum dibungkus. Loyang yang rasanya meleset tidak pernah dikirim, walau bedanya tipis.
"Kalau satu bahan tidak bisa saya sebut tanpa membaca labelnya, bahan itu tidak masuk adonan."
Prameswari Ayu
Pendiri & juru panggang — Kirana
Mulai dari tiga yang paling sering dipesan ulang
Paket bertiga yang dipanggang pagi itu juga, dan seluruh bahannya bisa Anda baca sampai habis sebelum memesan.
Datang rusak kami ganti utuh, cukup dengan satu foto di hari yang sama.
Kirana Snack
Roti pisang cokelat dan kawan-kawannya, dipanggang pagi dan dikirim hari itu juga selagi masih wangi.
Kabar rasa baru duluan
Satu email tiap dua minggu. Tanpa spam, dan berhenti kapan saja lewat satu tautan.
BELANJA
BANTUAN
TENTANG KIRANA
Transfer Bank
QRIS
Kartu Kredit
COD
© 2026 Kirana. Semua produk bersertifikat halal dan terdaftar P-IRT.